Luwu Utara SulSel // Tipikor RI.
Sejumlah anggota DPRD Luwu Utara Lintas Partai, Serahkan Donasi Rp25 Juta untuk Perjuangan Provinsi Luwu Raya, Dukungan terhadap perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya terus menguat. Penyerahan sumbangan dana ini diserahkan langsung kepada Presidium Gerakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya (GPPLR) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan tersebut.
Sumbangan diserahkan langsung oleh Anggota DPRD Luwu Utara Fraksi Nasdem , H. Mahfud Yunus, kepada Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Karemuddin, yang juga menjabat Koordinator Presidium GPPLR. Penyerahan berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Kamis (22/1/2026).
H. Mahfud Yunus hadir didampingi sejumlah Anggota DPRD Luwu Utara lainnya, yakni Riswan Bibbi (PKB), Awaluddin (NasDem), Sudirman Salomba (Hanura), dan Suaib Saing Latif (PKB). Kehadiran lintas fraksi tersebut menjadi simbol kuatnya dukungan politik terhadap aspirasi pemekaran Provinsi Luwu Raya.
H. Mahfud Yunus menegaskan bahwa sumbangan sebesar Rp25 juta itu sifatnya murni dan sementara. Ia mengaku terharu melihat semangat perjuangan generasi muda dan para pejuang Luwu Raya dalam memperjuangkan pembentukan daerah otonom baru.
” Sumbangan ini berasal dari kami seluruh anggota DPRD Luwu Utara. Ini bukan akhir, perjuangan masih panjang. Insya Allah ke depan akan kami galang lagi. Kami siap mendukung penuh sampai Provinsi Luwu Raya terbentuk,” tegas H. Mahfud Yunus.
Ia juga menyampaikan pesan singkat dan penyemangat kepada seluruh pejuang pemekaran agar tidak surut dan tetap konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat secara konstitusional. “Tetap semangat, jangan kendor, pantang mundur,” pesannya
Sementara itu, Koordinator Presidium GPPLR, Karemuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan tersebut. Menurutnya, dukungan moril dan materiil dari DPRD Luwu Utara menjadi energi besar bagi gerakan rakyat.
Penyerahan donasi itu juga disaksikan para presidium GPPLR yang saat itu tengah melakukan konsolidasi menjelang agenda besar perjuangan pada Jumat, 23 Januari 2026. // LIM.






