BARRU,—Pahmid, S.Pd.I., M.Pd adalah seorang pendidik, pembina umat, dan pegiat sosial-keagamaan yang konsisten mendedikasikan dirinya dalam dunia pendidikan, dakwah, dan pengembangan karakter generasi muda di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Beliau dikenal sebagai sosok yang rendah hati, tekun, dan memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
Menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang Pendidikan Islam (S.Pd.I) dan melanjutkan ke jenjang Magister Pendidikan (M.Pd), Pahmid memulai kariernya sebagai guru dan pembina.
Ia pernah mengabdi di SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru, tempat ia tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter para taruna-taruni dengan pendekatan yang disiplin dan penuh keteladanan.
Kini, beliau menjalankan tugas utamanya sebagai ASN PPPK di UPTD SMP Negeri 22 Barru, di mana beliau terus menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia dalam proses belajar mengajar.
Perannya tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga sebagai penggerak kegiatan keagamaan dan pembinaan siswa.
Di tingkat kabupaten, Pahmid dipercaya sebagai Ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Pendidikan Agama Islam SMP Kabupaten Barru.
Dalam kapasitas ini, beliau aktif memfasilitasi kolaborasi antar guru PAI, menyelenggarakan pelatihan, workshop, dan pengembangan kurikulum yang relevan dan kontekstual.
Kepemimpinannya di MGMP menjadi kekuatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di wilayahnya.
Selain dunia pendidikan formal, Pahmid juga menjadi pengurus aktif di Yayasan Nur Ichsan Al Ikhlas, lembaga sosial-keagamaan yang membina masyarakat melalui dakwah, pendidikan Al-Qur’an, dan kegiatan sosial.
Ia juga terlibat langsung dalam proses pembangunan Zam Zam Centre, pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang menjadi harapan baru bagi pembinaan umat dan generasi muda di Barru.
Melalui pengabdiannya di berbagai bidang, Pahmid, S.Pd.I., M.Pd telah menjelma menjadi sosok guru, pemimpin, dan pelayan masyarakat.
Ia percaya bahwa perubahan tidak datang dari posisi tinggi, melainkan dari hati yang terus bekerja dan melayani.
“Menjadi guru bukan hanya profesi, tapi jalan hidup. Karena melalui pendidikan, kita bukan hanya menanam ilmu, tapi menumbuhkan peradaban.”
Pahmid, S.Pd.I., M.Pd






