Penemuan Korban Pertama di Puncak Bulusaraung

Penemuan Korban Pertama di Puncak Bulusaraung

​Pangkep, 18 Januari 2026

Operasi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) mencapai titik krusial pada hari kedua. Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan satu jenazah korban di lokasi yang sangat ekstrem: sebuah dinding tebing batu tegak lurus dengan kemiringan 90 derajat di kawasan puncak Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

​Laporan yang diterima dari Posko Bulusaraung pada pukul 14.43 WITA mengonfirmasi bahwa posisi puing pesawat dan korban terjepit di tebing vertikal. Kondisi ini memaksa tim Vertical Rescue dari Basarnas untuk bekerja ekstra hati-hati.

​Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan teknik rappelling. Personel SAR harus menuruni tebing menggunakan tali dari puncak tertinggi untuk menjangkau korban yang tertahan di dinding batu. “Proses evakuasi sangat sulit karena berada di kemiringan 90 derajat,” tegas Mayjen Bangun.

​Meskipun bagian badan dan ekor pesawat sudah terlihat jelas, Komandan Kodim 1421/Pangkep, Letkol Czi Bhakti Yuhandika, menegaskan bahwa fokus utama adalah evakuasi korban manusia. Upaya pengangkatan bangkai pesawat akan ditunda hingga seluruh penumpang dan awak pesawat (POB) berhasil ditemukan atau dievakuasi.
​Strategi ini diambil mengingat kondisi geografis yang tidak memungkinkan untuk melakukan pekerjaan berat (evakuasi bangkai pesawat) sebelum area steril dari korban.

​Jenazah yang berhasil dievakuasi akan langsung diterbangkan atau dibawa menuju RS Bhayangkara Makassar. Di sana, tim Disaster Victim Identification (DVI) telah bersiap untuk melakukan proses identifikasi.
​Keluarga korban juga telah diimbau untuk memberikan sampel data antemortem guna mempercepat proses pencocokan DNA atau catatan medis lainnya. Mayjen Bangun menekankan bahwa identifikasi tidak dilakukan di lokasi karena peralatan medis tim DVI memerlukan stabilitas dan lingkungan yang terkontrol di rumah sakit.

​Hingga saat ini, baru satu korban yang berhasil ditemukan dari total 10 orang yang berada di dalam pesawat. Tim gabungan masih terus menyisir celah-celah tebing dan jurang di sekitar titik utama benturan dengan harapan menemukan korban lainnya.

​Status Terakhir:
​Lokasi Kejadian: Puncak Gunung Bulusaraung (Perbatasan Maros-Pangkep).

​Metode Evakuasi: Vertical Rescue / Rappelling.

​Posko Koordinasi: Kantor Desa Tompobulu, Kabupaten Pangkep.

​Tujuan Evakuasi: RS Bhayangkara Makassar.

**𝘨𝘢𝘮𝘣𝘢𝘳 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘭𝘶𝘴𝘵𝘳𝘢𝘴𝘪 AI

Andrian
19 Januari 2026
30 Rajab 1447 H

#pesawatATR42-500 #SAR #Basarnas