BARRU,– Kapolsek Balusu, Iptu Muh. Mustajil, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka mendukung percepatan program swasembada jagung tahun 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Mapolres Barru pada Selasa (03/02/2026) dan dihadiri langsung oleh jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Barru serta perwakilan Bulog.
Kehadiran Kapolsek Balusu dalam rapat ini merupakan bentuk komitmen nyata Polri, khususnya di tingkat Polsek, untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui komoditas unggulan daerah.
Dalam rapat tersebut, ditekankan bahwa keberhasilan swasembada jagung tidak hanya bergantung pada teknis penanaman, tetapi juga pada pengamanan jalur distribusi. Kapolsek Balusu bersama jajaran kepolisian lainnya menyatakan kesiapan untuk melakukan pendampingan intensif.
Beberapa poin krusial yang menjadi fokus pengawalan antara lain: Memastikan bantuan benih dan sarana produksi pertanian (saprodi) lainnya, seperti pupuk, sampai ke tangan petani secara tepat sasaran tanpa hambatan.
Menggerakkan personel Bhabinkamtibmas di tingkat desa untuk menjadi pendamping setia petani sekaligus pengawas di lapangan.
Mendukung Bulog dalam menyerap hasil panen petani sesuai standar harga yang ditetapkan, guna menjaga kesejahteraan masyarakat tani.
Kapolsek Balusu, Iptu Muh. Mustajil, menegaskan bahwa pihaknya siap menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif agar para petani dapat bekerja dengan tenang.
”Kami di tingkat Polsek siap menjalankan instruksi untuk mengawal program ini. Dengan pendampingan dari Bhabinkamtibmas, kita ingin memastikan tidak ada kendala dalam distribusi pupuk maupun benih, sehingga produktivitas jagung di wilayah Balusu bisa maksimal,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Rakor ini juga dihadiri oleh Kabag SDM Polres Barru yang mewakili Kapolres, Wakil Kepala Bulog, serta para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas sejajaran Polres Barru. Sinergi yang solid antara aparat keamanan dan dinas terkait diharapkan menjadi kunci utama tercapainya target swasembada jagung di Kabupaten Barru pada tahun 2026.






