Hati untuk Rakyat, PWI Barru Santuni Penyandang Disabilitas dan Korban Bencana di Hari Jadi ke-80

Hati untuk Rakyat, PWI Barru Santuni Penyandang Disabilitas dan Korban Bencana di Hari Jadi ke-80

BARRU, – Menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh setiap 9 Februari dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), PWI Kabupaten Barru menyelenggarakan kegiatan Bakti sosial.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026, ini berfokus pada penyerahan paket sembako kepada keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, serta korban angin puting beliung di wilayah setempat.

Pemberian paket sembako ini merupakan wujud nyata peran pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari masyarakat yang turut serta meringankan beban sesama. Aksi sosial ini dilaksanakan berkat kerja sama antara PWI Barru, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Barru, dan Pemerintah Kabupaten Barru.

Ketua PWI Barru Ahmadi Kalub didampingi oleh Sekretaris PWI Wahyuddin Suyuti menyatakan, dimomentum HPN dan HUT PWI ke-80 ini. Bantuan ini mungkin kecil, tetapi diharapkan dapat memberi sedikit kelegaan dan semangat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama kelompok disabilitas dan mereka yang terdampak bencana.

”Paket sembako diserahkan secara simbolis dan langsung kepada perwakilan penerima manfaat. Seleksi penerima dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah dan BAZNAS untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Sekedar diketahui Tahun 2026 menandai usia PWI yang ke-80 tahun, sebuah perjalanan panjang organisasi wartawan di Indonesia. Sementara itu, peringatan Hari Pers Nasional tahun ini secara resmi dipusatkan di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto.

Meski perayaan puncak diselenggarakan di Serang, kegiatan seperti yang dilakukan PWI Barru ini menegaskan bahwa semangat HPN justru hidup dan memiliki makna mendalam melalui aksi-aksi nyata di akar rumput di berbagai penjuru tanah air.

PWI Barru berharap dapat menginspirasi kontribusi nyata lainnya dari berbagai elemen masyarakat. Bakti sosial ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi bukti bahwa di usia yang matang, persatuan wartawan tetap memiliki hati yang peka dan tangan yang ringan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan. (*)