BARRU,– Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Barru, Kelurahan Sumpang Binangae, Senin (06/04/2026). Acara “Kenal Pamit” jajaran perwira Polres Barru yang biasanya berlangsung formal, seketika berubah menjadi momen penuh emosional saat AIPDA Ameruddin menyampaikan kata-kata perpisahan.
Setelah mengabdi di tanah Barru sejak tahun 2009 hingga 2026—rentang waktu 17 tahun yang tidak sebentar—AIPDA Ameruddin resmi mendapatkan mutasi tugas ke Polrestabes Makassar. Baginya, Barru bukan sekadar tempat berdinas, melainkan rumah kedua yang telah membentuk jati dirinya.
Dalam sambutannya yang terbata-bata karena menahan haru, AIPDA Ameruddin mengakui bahwa meninggalkan Polres Barru adalah keputusan yang paling berat dalam perjalanan kariernya.
”Sebenarnya berat hati untuk meninggalkan Barru. Saya di sini dari tahun 2009 sampai 2026. Sangat susah keluar dari zona nyaman, apalagi dengan kepemimpinan Bapak Kapolres yang luar biasa dan rekan-rekan yang sudah seperti keluarga sendiri,” ungkapnya di hadapan para hadirin.
Ia menceritakan bagaimana banyak rekan senior yang menyayangkan kepindahannya ke Makassar, mengingat posisinya di Barru sudah sangat stabil dan nyaman. Namun, sebagai seorang prajurit Bhayangkara, ia memilih setia pada sumpah yang pernah diucapkannya.
AIPDA Ameruddin juga menggunakan momen tersebut untuk memohon maaf kepada seluruh senior dan rekan sejawat. Dengan rendah hati, ia menyebut dirinya hanya manusia biasa yang tak luput dari khilaf selama belasan tahun mengabdi di Barru.
Dedikasi Tanpa Batas Mengabdi selama 17 tahun di satu wilayah hukum.
Komitmen Tugas Siap ditempatkan di mana saja demi perintah jabatan, meski hati nurani merasa berat.
Penghormatan Mentor Mengapresiasi bimbingan bagian SDM yang selama ini menjadi kompas dalam kariernya.
Meski melangkah dengan beban rindu pada Bumi Hibrida, AIPDA Ameruddin menegaskan bahwa komitmennya untuk melayani masyarakat di Polrestabes Makassar sudah bulat. Ia membawa serta kenangan manis dan pelajaran berharga dari Barru sebagai bekal menjalankan tugas yang lebih menantang di ibu kota provinsi.
Acara diakhiri dengan jabat tangan erat dan pelukan hangat dari rekan-rekan sejawat. Sebuah perpisahan yang membuktikan bahwa di balik seragam tegas kepolisian, terdapat ikatan persaudaraan yang tak akan putus oleh jarak dan mutasi jabatan.
Selamat bertugas di tempat baru, AIPDA Ameruddin. Terima kasih atas dedikasi panjang untuk masyarakat Barru.






