Luwu Utara SulSel // Tipikor RI. Pemerintah Desa Polejiwa, Kecamatan Malangke Barat (Malbar), Kabupaten Luwu Utara, menggelar kegiatan sosialisasi mengenai dampak sampah pampers dan pembalut terhadap kesehatan serta lingkungan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya limbah pampers dan pembalut yang selama ini masih sering dibuang sembarangan.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Bidan Desa Polejiwa, Haskini, para ibu-ibu PKK, aparat Desa Polejiwa, kader kesehatan, serta masyarakat dari berbagai dusun. Bertindak sebagai pemateri adalah Pak Nasri, yang menyampaikan berbagai materi edukasi mengenai dampak sampah pampers dan pembalut, pengenalan jenis-jenis pampers dan pembalut yang ramah lingkungan, serta pengenalan manfaat teh hitam sebagai salah satu bahan alami yang memiliki berbagai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dipusatkan di Aula Desa Polejiwa, namun pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di beberapa lokasi agar dapat menjangkau seluruh masyarakat di setiap dusun. Model sosialisasi berpindah ini dipilih agar penyampaian informasi lebih efektif dan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan.
Dalam pemaparannya, Pak Nasri menjelaskan bahwa sampah pampers dan pembalut merupakan salah satu jenis limbah rumah tangga yang sulit terurai karena mengandung bahan plastik dan zat penyerap cairan. Apabila dibuang sembarangan ke sungai, kebun, atau lahan kosong, limbah tersebut dapat mencemari lingkungan, menimbulkan bau tidak sedap, menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, serta berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Selain membahas persoalan lingkungan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, memilih produk yang digunakan secara bijak, serta memahami cara membuang limbah rumah tangga dengan benar. Materi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga.
Bidan Desa Polejiwa, Haskini, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh masyarakat agar mulai membiasakan pengelolaan sampah dari lingkungan rumah masing-masing. Menurutnya, perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari keluarga sehingga dapat menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat, nyaman, dan bebas dari pencemaran.
Kegiatan sosialisasi juga mendapat sambutan hangat dari ibu-ibu PKK yang aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengelolaan limbah rumah tangga. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa edukasi mengenai persoalan sampah masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang hadir, panitia membagikan **souvenir berupa sabun cuci piring ukuran 450 mililiter secara gratis** kepada seluruh peserta. Pembagian souvenir tersebut sekaligus menjadi daya tarik tersendiri yang semakin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan hingga selesai.
Pelaksanaan sosialisasi dilakukan secara serentak di beberapa dusun dengan melibatkan kader kesehatan sebagai perpanjangan tangan penyampaian informasi kepada masyarakat. Masing-masing dusun diwakili oleh kader yang berperan aktif dalam mengoordinasikan kegiatan, yaitu:
* **Dusun Teknanna** diwakili oleh **Kader Nurhani**.
* **Dusun To’ Bolu** diwakili oleh **Kader Devi Permatasari**.
* **Dusun Lebani** diwakili oleh **Kader Erni**.
* **Dusun Panimbu** diwakili oleh **Kader Satriani**.
Meski berlangsung pada hari yang sama, pelaksanaan sosialisasi dilakukan di lokasi yang berbeda pada masing-masing dusun agar seluruh warga dapat mengikuti kegiatan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Pemerintah Desa Polejiwa berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat, diharapkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan Desa Polejiwa yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga. // LIM.






