Bupati Enrekang Lantik 38 Pejabat, Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah

Bupati Enrekang Lantik 38 Pejabat, Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah

 

Rabu, 2 September 2026

ENREKANG Sulsel // Tipikor RI.Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga, saat melantik 38 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Enrekang, di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Selasa (01/9).

Dalam pelantikan tersebut, Muhammad Yusuf menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah, bukan hadiah, dan tidak melekat selamanya pada seseorang.

Ia meminta para pejabat yang menerima amanah baru untuk menjadikan jabatan sebagai tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar sebagai pencapaian pribadi.

“Jangan larut dalam kebahagiaan. Saya ingin menegaskan bahwa peningkatan jabatan harus dimaknai sebagai peningkatan layanan kepada masyarakat,” kata Muhammad Yusuf dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur agar tidak membangun sekat berdasarkan kelompok maupun jabatan. Menurutnya, seluruh aparatur merupakan bagian dari keluarga besar Pemkab Enrekang yang memiliki tanggung jawab yang sama dalam memenuhi harapan masyarakat.

“Jangan ada kelompok. Kita adalah keluarga besar Pemerintah Kabupaten Enrekang. Tugas kita untuk memenuhi harapan masyarakat. Jangan ada masyarakat yang pulang dengan kecewa karena tidak terlayani dengan baik,” tegasnya.

Muhammad Yusuf memahami bahwa perubahan jabatan tidak selalu mudah diterima setiap aparatur. Ia mengakui, perubahan posisi dapat menimbulkan kekecewaan bagi sebagian pihak.

Namun, ia meminta agar perubahan jabatan tidak dimaknai sebagai perubahan harga diri.

“Saya memahami bahwa sebagian orang menganggap perubahan ini tidak mudah. Ada perasaan kecewa, tetapi saya ingin menyampaikan bahwa perubahan jabatan bukanlah perubahan harga diri,” ujarnya.

Menurutnya, harga diri seorang aparatur tidak ditentukan oleh tinggi atau rendahnya jabatan, melainkan oleh integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam menjalankan tugas.

Karena itu, ia meminta para pejabat yang ditempatkan di posisi baru menjadikan perubahan tersebut sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik. Sementara bagi aparatur yang mengalami penurunan jabatan, ia menegaskan agar semangat pengabdian tidak ikut menurun.

“Boleh saja jabatan turun, tapi semangat untuk menjalankan amanah tidak boleh turun,” katanya.

Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Enrekang. (mustakim)