Milad Pertama dan Launching SPMB 2027-2028, SIT Zam-Zam Barru Komitmen Cetak Generasi Unggul

Milad Pertama dan Launching SPMB 2027-2028, SIT Zam-Zam Barru Komitmen Cetak Generasi Unggul

BARRU,— Sekolah Islam Terpadu Zam-Zam resmi melaunching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027-2028 untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baiturrahman H. Lawe, Zam-Zam Center, Kabupaten Barru, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Barru AKBP Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., serta tokoh pendiri dan pengelola Zam-Zam Center, H. Husain Saide dan Hj. Nurhayati H.Lawe, bersama sejumlah tokoh agama, tenaga pendidik, undangan, dan masyarakat.

Launching SPMB tersebut menjadi salah satu langkah pengembangan pendidikan Islam Terpadu Zam-Zam dalam menghadirkan lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan akhlak, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, pendiri Zam-Zam Center H. Husain Saide menyampaikan bahwa kegiatan launching ini juga dirangkaikan dengan peringatan milad pertama Zam-Zam Center. Setelah kurang lebih satu tahun berjalan, Zam-Zam diharapkan semakin dikenal masyarakat bukan hanya melalui keberadaan masjid maupun fasilitas yang dimiliki, tetapi juga melalui kontribusinya dalam bidang pendidikan dan dakwah.

Pihak pengelola turut memperkenalkan semangat dan slogan Zam-Zam, yakni “Maju Bersama, Meraih Berkah.” Slogan tersebut mengandung harapan agar seluruh elemen, baik pengelola, tenaga pendidik, peserta didik, maupun masyarakat, dapat tumbuh dan berkembang bersama dalam kebaikan serta senantiasa berorientasi pada keberkahan Allah SWT.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Ustaz Prof. Dr. Kamaruddin Hasan, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya meluruskan tujuan dalam menuntut ilmu dan meraih pendidikan setinggi-tingginya.

Menurutnya, ilmu yang diperoleh bukan semata-mata untuk mendapatkan pekerjaan yang layak maupun penghasilan yang besar, melainkan harus mampu memberikan manfaat bagi sesama manusia.

Ia mengingatkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat kepada orang lain. Karena itu, pendidikan harus menjadi jalan untuk melahirkan generasi yang memiliki ilmu, akhlak, serta kepedulian sosial dan keagamaan.

Ia juga menilai kehadiran jenjang pendidikan TK, SD, SMP, hingga SMA Islam Terpadu Zam-Zam merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa.

Pendidikan, menurutnya, tidak selalu memperlihatkan hasil secara langsung. Namun, investasi melalui pendidikan akan memberikan dampak besar dalam kurun waktu 20 hingga 30 tahun mendatang, sekaligus menjadi bagian dari amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir.

Lebih jauh, ia mendorong agar lembaga pendidikan Islam mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memahami Al-Qur’an, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dan inovatif.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik. Menurutnya, guru harus terus berbenah, beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif sesuai dengan kebutuhan generasi masa depan.

Guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi dan perubahan paradigma pembelajaran menjadi hal penting agar sekolah mampu menghadapi tantangan zaman.

Melalui launching SPMB Tahun Ajaran 2027-2028 ini, Sekolah Islam Terpadu Zam-Zam berharap dapat menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, berilmu luas, mencintai Al-Qur’an, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Dengan semangat “Akhlak, Ilmu, Qur’ani” dan motto “Maju Bersama, Meraih Berkah,” Zam-Zam berkomitmen membangun pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi duniawi, tetapi juga mempersiapkan generasi yang memiliki orientasi kehidupan akhirat.