Luwu Utara SulSel // Tipikor RI. Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta upaya menekan penyebaran penyakit berbasis lingkungan, seluruh fasilitas layanan kesehatan tingkat kecamatan, dalam hal ini Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) menggelar aksi Gotong Royong Serentak yang digelar pada Jumat (6/2/2026) pagi.
Sebanyak delapan puskesmas menggelar kegiatan gotong royong, yaitu Puskesmas Kecamatan Masamba, Puskesmas Kecamatan Seko, Puskesmas Kecamatan Sabbang, Puskesmas Kecamatan Baebunta, Puskesmas Kecamatan Lara I, Puskesmas Kecamatan Malangke, Puskesmas Kecamatan Cendana Putih, dan Puskesmas Kecamatan Malangke Barat.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari tenaga kesehatan, unsur kecamatan, hingga segenap lapisan masyarakat yang ada di sekitar kantor puskesmas. Aksi gotong royong dimulai pukul 07.00, dengan berfokus pada pembersihan drainase, serta penataan taman obat keluarga (TOGA) di area sekitar Puskesmas, termasuk pemukiman warga sekitar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Utara, Abdul Wahid, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini bukan sekadar agenda rutin biasa, melainkan juga sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran berbagai macam penyakit yang setiap saat menghantui masyarakat yang tidak menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkunganya.
“Kesehatan masyarakat dimulai dari lingkungan yang bersih. Melalui gotong royong serentak ini, tentu kita ingin menumbuhkan kembali budaya peduli lingkungan, sekaligus memutus mata rantai penularan berbagai macam penyakit yang bisa saja menimpa masyarakat kita,” ucap Abdul Wahid di sela-sela kegiatan gotong royong di Puskesmas Masamba.
Abdul Wahid mengatakan bahwa kegiatan gotong royong puskesmas di tingkat kecamatan ini juga sekaligus merespon imbauan dan harapan Bupati agar setiap kecamatan bisa lebih hidup dengan terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. “Bapak Bupati menginstruksikan kami untuk terus menggalakkan gotong royong sampai ke kecamatan dan desa,” jelasnya.
Lanjut Kadis Abdul Wahid mengatakan bahwa kegiatan gotong royong yang digelar secara masif sampai di kecamatan dan pelosok desa merupakan arahan dari Bupati Andi Abdullah Rahim yang tiada lelah memotivasi aparatur sipil negara untuk terus menghidupkan gotong royong yang juga falsafah hidup bangsa Indonesia.
“Kegiatan gotong royong yang terus kita lakukan selama ini sesuai dengan arahan Bapak Bupati, sekaligus juga menjadi arahan utama dari Bapak Presiden Prabowo yang beliau sampaikan saat Rakornas di Sentul, Jabar, pada 2 Februari 2026 kemarin,” terangnya.
Terpisah, Bupati Andi Abdullah Rahim mengapresiasi aksi gotong royong serentak yang dilakukan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas di masing-masing kecamatan. Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara ini juga mengimbau agar masing-masing puskesmas juga menanam tanaman hias, bunga-bunga, termasuk pohon buah-buahan.
“Jangan lupa juga menanam tanaman hias, bunga, dan pohon buah untuk meningkatkan estetika lingkungan, menyediakan sumber pangan organik, serta meningkatkan kualitas udara. Aktivitas ini tentunya juga sangat bermanfaat bagi kesehatan mental, fisik, serta mendukung ekosistem lingkungan yang bersih, sehingga tercipta suasana yang sehat,” jelasnya.
Sekadar diketahui, Dinas Kesehatan juga menggelar kegiatan serupa di Puskesmas Wonokerto, Puskesmas Sabbang Selatan, Puskesmas Cendana Putih, Puskesmas Limbong, Puskesmas Tanalili, Puskesmas Masamba, Puskesmas Sukamaju, Puskesmas Malangke, serta Puskesmas Bonebone, pada Sabtu, 30 Januari 2026 yang lalu.
Untuk diketahui juga, kegiatan aksi gotong royong ini akan menjadi agenda rutin Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), melalui seluruh Puskesmas yang ada di masing-masing wilayah kecamatan sebagai bagian dari pelaksanaan program program integrasi layanan kesehatan primer yang lebih dekat dengan masyarakat. // LIM.






