
Jakarta, – UPT RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone terus menunjukkan kinerja gemilang sebagai salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas B terbaik di kawasan Indonesia Timur.
Selain menjadi rujukan pelayanan kesehatan masyarakat, RSUD Tenriawaru juga mengemban status strategis sebagai rumah sakit pendidikan, dengan berbagai capaian prestasi dan inovasi layanan yang terus berkembang.
Direktur Utama UPT RSUD Tenriawaru, dr. H. Andi Muhammad Syahrir, M.Kes, menegaskan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya dibangun dengan tata kelola yang kuat dan berlandaskan regulasi yang mengikat.
“Kami menjalankan rumah sakit sesuai amanat UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 serta Peraturan Bupati Bone Nomor 50 Tahun 2023 tentang SOTK RSUD Tenriawaru.
Rumah sakit ini juga menjadi bagian implementasi visi-misi Bupati Bone 2025–2029, yaitu Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan,” jelasnya di hadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026, Kamis (5/2/2026), melalui aplikasi zoom meeting, antara Jakarta dan Sulawesi.
Ia menambahkan, meskipun RSUD Tenriawaru berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang menghasilkan profit, aspek sosial tetap menjadi prioritas utama. “RSUD TENRIAWARU Harus Mengutamakan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat. Profit tidak boleh mengabaikan kepentingan publik,” tegasnya.
Dalam strategi bisnisnya, RSUD Tenriawaru melakukan integrasi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder internal maupun eksternal untuk memperkuat layanan kesehatan umum, spesialistik, hingga subspesialistik sebagai core business rumah sakit.
Upaya tersebut dilakukan melalui efisiensi operasional, pemasaran digital, peningkatan sarana prasarana, serta adopsi teknologi kesehatan secara sistematis, termasuk pengembangan layanan unggulan berbasis pendidikan yang tertuang dalam Rencana Strategis dan Rencana Kerja BLUD.
RSUD Tenriawaru memiliki berbagai layanan medis unggulan, antara lain:
IGD, Rawat Inap, Rawat Jalan, ICU, ICCU, HCU
Cathlab, Haemodialisa
Bedah Sentral, CT Scan, Radiologi, Perinatologi, Rehab Medik, Neurorestorasi
BACA JUGA: CSR Pupuk Kujang, Menjadi Sahabat Ketahanan Pangan Indonesia
Selain itu, tersedia pula layanan penunjang seperti SIMRS, ambulans, instalasi gizi, laundry, bank darah, CSSD, hingga IPS-RS.
RS Pendidikan dan Pusat Pengembangan SDM
Sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Tenriawaru aktif menjalin kerja sama dalam program magang, PKL, PBL, observer, hingga pendidikan profesi pada berbagai jenjang pendidikan.
Rumah sakit ini juga rutin menyelenggarakan pelatihan, workshop, seminar, on the job training (OJT), serta mendukung penelitian baik perorangan maupun lembaga.
Dari sisi kinerja keuangan, RSUD Tenriawaru mencatat peningkatan pendapatan pada tahun 2025 sebesar Rp7,2 miliar, dari Rp137,1 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp144,3 miliar, atau naik 5,25 persen.
Kondisi keuangan rumah sakit dinilai sangat baik dengan indikator:
Cost Recovery Rate (CRR) jauh di atas standar minimal ≥65 persen
Kelancaran pembayaran klaim BPJS Kesehatan yang dinilai lancar pada 2024 dan 2025
Tren peningkatan pendapatan dalam tiga tahun terakhir
Transformasi Digital Lewat Inovasi Aplikasi
Dalam mendukung transformasi layanan berbasis digital, RSUD Tenriawaru meluncurkan inovasi:
ANTENG (Antrian Tenriawaru Mandiri Digital)
Sistem antrean digital yang memungkinkan pasien registrasi mandiri melalui kiosk, web, maupun mobile. Manfaatnya antara lain mengurangi waktu tunggu hingga 40–60 persen dan meningkatkan efisiensi layanan.
SI LA HANDSOME (Sistem Informasi Laporan Handover yang Simpel, Optimal, Efisien, dan Efektif)
Sistem handover elektronik berbasis format SBAR yang terintegrasi dengan EHR, meningkatkan keselamatan pasien dan akuntabilitas tenaga keperawatan.
Komitmen Green Hospital dan Pengelolaan Limbah
RSUD Tenriawaru juga menerapkan program Green Hospital, termasuk pengelolaan limbah medis dan nonmedis berbasis prinsip 3R, serta pengelolaan limbah B3 sesuai regulasi. Penggunaan incinerator turut meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola lingkungan rumah sakit.
“Kami terus membangun RSUD Tenriawaru menjadi pusat kesehatan masyarakat dengan layanan profesional dan menjadi perusahaan daerah yang memberi kontribusi besar bagi masyarakat Kabupaten Bone,” tutup dr. Andi.
Dipublikasikan oleh: Halipah






