​Makin Dipercaya Warga, RSUD La Patarai Barru Kini Mampu Tangani 80% Kasus Rujukan di Tahun Pertama Andi Ina-Abustan

​Makin Dipercaya Warga, RSUD La Patarai Barru Kini Mampu Tangani 80% Kasus Rujukan di Tahun Pertama Andi Ina-Abustan

BARRU,— RSUD La Patarai Barru terus menunjukkan tren kinerja yang positif melalui penguatan empat pilar strategi utama yang menjadi arah transformasi pelayanan Kesehatan lanjutan daerah.

Komitmen ini tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu layanan, tetapi juga pada upaya menghadirkan sistem pelayanan yang lebih aman, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pilar pertama, Pelayanan Berfokus Pasien (Patient Centered Care), menjadi fondasi utama dalam peningkatan kualitas layanan rumah sakit.

Sepanjang tahun berjalan, berbagai inovasi dilakukan untuk memperkuat komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien, mempercepat alur pelayanan, serta meningkatkan kenyamanan fasilitas pelayanan.

Upaya tersebut menghasilkan capaian Indeks Pelayanan Berfokus Pasien di atas 85 persen yang masuk kategori sangat baik.

Capaian ini mencerminkan peningkatan kualitas interaksi layanan, edukasi pasien yang lebih optimal, serta sistem pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, melalui penguatan Manajemen Risiko dan Stabilitas Operasional, rumah sakit secara konsisten membangun budaya kerja yang mengedepankan keselamatan pasien dan keberlanjutan layanan.

Implementasi sistem pelaporan risiko yang lebih terstruktur, pemetaan potensi gangguan operasional, serta langkah mitigasi yang sistematis berhasil menurunkan lebih dari 20 persen risiko tinggi yang sebelumnya dimiliki rumah sakit dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen manajemen dalam menjaga stabilitas operasional sekaligus meningkatkan keamanan pelayanan secara berkelanjutan.

Pada pilar Penguatan Kompetensi Layanan Rujukan, RSUD La Patarai Barru terus meningkatkan kapasitas pelayanan medis melalui pengembangan kompetensi tenaga kesehatan dan optimalisasi layanan unggulan.

Lebih dari 80 persen kasus rujukan kini dapat ditangani langsung di RSUD, yang tercermin dari tren peningkatan kunjungan rawat inap dan rawat jalan secara year on year (YOY).

Peningkatan kemampuan layanan tersebut juga berdampak pada tren pertumbuhan pendapatan rumah sakit yang menunjukkan arah positif, meskipun masih relatif moderat, sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan.

Sementara itu, Transformasi Digital melalui penguatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Saat ini capaian layanan berbasis digital telah melampaui 75 persen dari seluruh aspek pelayanan yang ditargetkan.

Digitalisasi ini terbukti mendukung kegesitan operasional rumah sakit serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

Ke depan, pengembangan layanan digital akan semakin optimis melalui penguatan interoperabilitas sistem, yang menjadi salah satu fokus percepatan pada tahun kedua pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH, M.Si., dan DR. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si.

Direktur RSUD La Patarai Barru dr. Suriadi Nurdin, Sp.B., menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas.

Dengan memperkuat empat pilar strategi utama, RSUD optimis dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Barru.

(br/Humas RSUD La Patarai Barru)