Sinergi MGMP PAI dan BDK Makassar, Menjadikan Laboratorium Jantung Inovasi Pendidikan di Barru

Sinergi MGMP PAI dan BDK Makassar, Menjadikan Laboratorium Jantung Inovasi Pendidikan di Barru

BARRU,– Upaya meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Barru terus dipacu. MGMP PAI SMP Kabupaten Barru, bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar, resmi memulai Pelatihan Laboran PAI Angkatan 2 dan 3.

​Kegiatan yang berlangsung pada 9–14 Februari 2026 di MAN 1 Barru ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Andi Milawaty Abustan, S.Sos., M.M.

​Dalam sambutannya, Andi Milawaty menekankan bahwa kecerdasan akademik guru harus dibarengi dengan penguatan karakter. Di era digital, guru PAI dituntut menjadi figur teladan bagi peserta didik.

​”Peningkatan kualitas pendidik harus sejalan dengan penguatan karakter peserta didik. Guru bukan hanya pengajar, tapi kompas etika dan akhlak bagi siswa,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kebijakan daerah seperti program Rabu Bersih, pendidikan anti-korupsi, serta mengajak sekolah aktif dalam Lomba Sekolah OKEsi sebagai bagian dari inovasi pendidikan di Barru.

​Berdasarkan laporan ketua panitia, Takdir, S.Kom., berikut adalah poin-poin utama pelaksanaan kegiatan: ​Peserta: 76 orang (Guru PAI jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Barru). Tujuan: Memperkuat profesionalisme dalam pengelolaan Laboratorium PAI. Pendamping: Widyaiswara profesional dari BDK Makassar.

​Ketua MGMP PAI Barru, Pahmid, S.Pd.I., M.Pd., menyatakan bahwa pelatihan ini adalah langkah strategis agar guru PAI lebih adaptif dan mampu menghadirkan pembelajaran yang aplikatif bagi generasi masa kini.

​Kasi PAIS Kemenag Barru, Sudirman Abdullah, S.Pd.I., M.M., memberikan angin segar terkait kesejahteraan guru. Ia mengungkapkan bahwa terdapat 283 calon penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2026 di Barru.

​Optimalisasi peran Kepala Laboran PAI dinilai menjadi solusi cerdas untuk memenuhi beban kerja guru sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus memastikan fasilitas laboratorium berfungsi maksimal sebagai pusat sumber belajar.

​Kasubag TU BDK Makassar, Sukmawati, S.Pd.I., M.A., mengapresiasi konsistensi MGMP PAI Barru. Ia memastikan bahwa pelatihan ini memiliki standar mutu yang diakui secara resmi dan terakreditasi oleh Kementerian Agama RI.

​Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Laboratorium PAI tidak hanya menjadi ruang fisik, melainkan jantung inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai spiritual Islam.