​Tindak Lanjut Instruksi Bupati, Sekda Barru Abu Bakar Tinjau Lokasi Terisolir di Lempang dan Lompo Tengah Hingga Larut Malam

​Tindak Lanjut Instruksi Bupati, Sekda Barru Abu Bakar Tinjau Lokasi Terisolir di Lempang dan Lompo Tengah Hingga Larut Malam

BARRU,– Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., bergerak cepat melakukan monitoring di sejumlah titik rawan banjir di Kecamatan Tanete Riaja pada Jumat malam (21/02/2026). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut instruksi Bupati dan Wakil Bupati Barru guna memastikan kondisi masyarakat yang terdampak luapan air.

​Dalam peninjauan tersebut, Pj Sekda menyisir dua desa terdampak paling parah, yakni Desa Lempang dan Desa Lompo Tengah. Turut mendampingi dalam rombongan, Kepala Pelaksana BPBD Barru, Umar Sinampe, Kabid Satpol-PP H. Yusuf, serta tim publikasi Damkar Barru.

​Kedatangan Pj Sekda di lokasi disambut oleh Anggota DPRD Barru Fraksi Gerindra, Armansyah, SE, serta Kepala Desa Lempang, Sakaria. Berdasarkan laporan di lapangan, wilayah yang mengalami kondisi terparah akibat banjir meliputi, Desa Lompo Tengah, Desa Lempang, dan Wilayah Ralla bagian bawah

​”Kunjungan monitoring ini adalah perintah langsung Ibu Bupati dan Wakil Bupati untuk segera melihat titik-titik yang terisolir di lingkungan masyarakat Tanete Riaja,” ujar Abu Bakar saat memberikan keterangan kepada tim Media Damkar Barru.

​Selain banjir, perhatian serius diberikan pada jalur di wilayah Botto-Botto yang mengalami longsor atau patahan jalan. Pj Sekda menginstruksikan petugas untuk bersikap tegas demi keselamatan pengendara.

​”Jika kondisi di jalur Botto-Botto sudah sangat mengkhawatirkan, segera lakukan penutupan jalan. Medan di sana sangat berbahaya bagi mobil yang melintas. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas Sekda.

​Di sela-sela pemantauan, Pj Sekda menerima laporan darurat melalui telepon mengenai empat rumah warga di Dusun Bottolampe, Desa Lompo Tengah, yang memerlukan evakuasi cepat. Luapan Sungai Besar Padang Lampe yang diduga berasal dari kiriman air gunung membuat situasi sempat mencekam.

​Merespons hal tersebut, armada perahu dari BPBD Barru langsung disiagakan di lokasi terdampak untuk mempercepat proses evakuasi dan bantuan.

​Meski curah hujan mulai menurun dan air di beberapa titik dilaporkan mulai surut, Pj Sekda tetap mengimbau warga, khususnya di Dusun Padang Lampe, untuk tetap berada pada status Siaga 1.

​”Alhamdulillah, pergerakan air mulai surut. Namun, warga harus tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi luapan susulan dari Sumpang Salo,” pungkasnya Pj. Abu Bakar sebelum kembali ke Posko RC Barru Pemadam Kebakaran.