‎Waduh Sayang Pertama Kali di Gelar Upacara Hari Desa Nasional, Bupati , Wakil dan Sekda Tidak Ada Hadir

‎Waduh Sayang Pertama Kali di Gelar Upacara Hari Desa Nasional, Bupati , Wakil dan Sekda Tidak Ada Hadir

 

Pasangkayu-Sulbar // Perdana Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Desa di Kabupaten Pasangkayu terasa berbeda, Kamis (15/1/2026).

‎Upacara penghormatan terhadap peran strategis desa tersebut ternyata baru pertama digelar Bumi Pasangkayu.

‎Disisi lain upacara ini, berlangsung tanpa kehadiran Bupati Pasangkayu, Wakil Bupati, maupun Sekretaris Daerah (Sekda).

‎Ketidakhadiran tiga pejabat utama daerah ini, jadi pemandangan berbeda dari biasanya.

‎Upacara diikuti unsur pemerintah desa, perangkat daerah, serta peserta undangan lainnya tetap berjalan sesuai susunan acara.

‎Sejumlah kepala desa yang hadir menyaksikan ketidakhadiran Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.

‎Dikonfirmasi terpisah, Kepala Subbagian Protokol pada Sekretariat Daerah (Setda) Pasangkayu, Sri, membenarkan bahwa Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda seluruhnya berada di Jakarta pada saat pelaksanaan upacara.

‎Menurut Sri, khusus agenda Bupati Pasangkayu, pihaknya hanya menerima penyampaian bahwa yang bersangkutan akan melakukan koordinasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak Senin (12/1/2026).

‎Namun, pihak protokol tidak mengetahui secara rinci substansi koordinasi tersebut.

‎“Yang masuk ke kami di protokoler hanya penyampaian agenda. Untuk koordinasi ke Mendagri, kami belum mengetahui membahas hal apa,” kata Sri saat dikonfirmasi via telepon.

‎Ia menegaskan masih akan melakukan koordinasi lanjutan untuk memastikan agenda pimpinan daerah.

‎“Saya belum bisa memastikan agenda apa di Kemendagri. Saya cari tahu dulu,” ujarnya.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Pasangkayu, Hj. Herny, diketahui berada di Jakarta sejak 9 hingga 12 Januari 2026 dalam rangka agenda partai.

‎Adapun agenda resmi Bupati Pasangkayu selama berada di Jakarta hingga kini belum terkonfirmasi secara detail.

‎Absennya seluruh pimpinan daerah pada peringatan Hari Desa ini pun tetap menjadi catatan publik.(*)