Pasangkayu – PT Mamuang mengerahkan Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD) membantu menangani kebakaran lahan di Dusun Kalindu, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Perusahaan Astra Agro Lestari Tbk Grup itu mengerahkan 4 (empat) personel TKTD bersama satu unit armada pemadam kebakaran (damkar) untuk bergabung dalam penanganan kebakaran yang terjadi di lahan semak belukar kering bekas persawahan.
Kebakaran dilaporkan pertama kali oleh Kepala Dusun Kalindu, Darma, dan diterima petugas sekitar pukul 14.00 WITA.
Area lahan yang terbakar sekitar 5 hektare, dengan 2 hektare di antaranya diperkirakan terdampak kebakaran.
Merespons laporan tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke area lain.
Penanganan dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Pasangkayu, Kodim 1427/Pasangkayu, Batalyon TP 874/Vovasanggayu (VSG), Polres Pasangkayu, PT Unggul Widya Teknologi Lestari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah dan masyarakat Desa Lariang.
Administratur (ADM) PT Mamuang, Riki Agusrinaldy, mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam membantu penanganan kondisi darurat di sekitar wilayah operasional.
“Begitu mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, kami segera mengerahkan tim tanggap darurat dan armada yang tersedia untuk membantu proses pemadaman di lapangan,” kata ujar Riki dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat tidak hanya diterapkan di dalam wilayah perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Ia mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Riki menilai kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran.
“Penanganan seperti ini membutuhkan kolaborasi, dan mengapresiasi Damkarmat, TNI, Polri, perusahaan yang turut membantu, pemerintah desa, serta masyarakat yang bersama-sama bekerja mengendalikan kebakaran,” katanya.
Dalam penanganan tersebut, sebanyak 16 personel Damkarmat Kabupaten Pasangkayu, empat personel PT Mamuang, delapan personel PT Unggul Widya Teknologi Lestari, sembilan personel Batalyon TP 874/VSG, sembilan personel Kodim 1427/Pasangkayu, serta 10 personel kepolisian terlibat di lapangan.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang kemudian menyulut vegetasi dan semak dalam kondisi kering, sehingga kondisi tersebut membuat api berpotensi meluas.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian pemilik lahan akibat kebakaran masih belum terdata.
Setelah dilakukan pemadaman dan pengendalian selama beberapa jam, penanganan kebakaran dinyatakan selesai sekitar pukul 19.00 WITA, dan kondisi di lokasi aman dan terkendali.
PT Mamuang menyatakan akan terus menjaga kesiapsiagaan tim tanggap darurat serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi potensi keadaan darurat di sekitar wilayah operasional. (Jamal)






