BARRU,— Sejumlah personel Polres Barru mengeluhkan belum cairnya pengembalian dana (refund) asuransi pinjaman melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Barru meski telah menunggu lebih dari enam bulan.
Menanggapi keluhan tersebut, Pimpinan Cabang BRI Barru, Ardiansyah, menyatakan pihaknya siap menelusuri persoalan tersebut ke pihak asuransi, yakni BRILife.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada 25 Oktober 2026, Ardiansyah menjelaskan bahwa BRI dan Polres Barru memiliki hubungan kerja sama yang erat. Ia meminta nasabah yang mengalami kendala agar datang langsung ke kantor BRI untuk menyampaikan keluhan dan mencari solusi.
“Kalau boleh saya diinformasikan siapa nama-nama nasabahnya yang refund-nya belum cair, nanti saya langsung tanyakan ke pihak asuransinya (BRILife),” ujar Ardiansyah.
Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, keluhan dari sejumlah nasabah telah ditindaklanjuti. Pihaknya membuka ruang komunikasi untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi nasabah.
Ardiansyah mengakui dirinya sedang menjalankan tugas luar pada pekan ini. Ia menyarankan nasabah yang mengalami kendala agar datang langsung ke kantor BRI Cabang Barru.
Terkait keluhan personel Polres Barru, ia menyebut kemungkinan hanya terdapat dua hingga tiga anggota yang mengalami keterlambatan dan menyatakan persoalan tersebut diyakini dapat diselesaikan.
Meski demikian, keluhan mengenai pengembalian dana yang disebut telah tertunda lebih dari enam bulan masih memerlukan penjelasan lebih lanjut, terutama mengenai status pengajuan, penyebab keterlambatan, dan kepastian waktu pencairan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan terperinci mengenai penyebab keterlambatan maupun jadwal pasti pengembalian dana dari pihak BRILife.
Para nasabah berharap BRI Cabang Barru bersama pihak asuransi segera memberikan kepastian agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan hak nasabah dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.






