Senin, 2 November 2026
Pemerintah Kabupaten Enrekang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang. Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, bersama jajaran BAZNAS hadir langsung menyerahkan bantuan kepada lima kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Dusun Salongge, Sabtu (31/10).
Kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Enrekang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang. Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, bersama jajaran BAZNAS hadir langsung menyerahkan bantuan kepada lima kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Dusun Salongge, Sabtu (31/10).
Dalam penyaluran tersebut, BAZNAS Enrekang menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta kepada lima kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran. Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp10 juta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan untuk membantu meringankan beban setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Selain bantuan kepada lima keluarga korban, BAZNAS Enrekang juga menyerahkan dana sebesar Rp2,1 juta kepada pengelola posko kebakaran. Dana tersebut merupakan hasil penggalangan donasi terbuka (open donasi) yang dilakukan selama satu pekan sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap warga yang tertimpa musibah.
Sementara itu, bantuan sembako bagi korban kebakaran juga disalurkan oleh Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak.
Penyerahan bantuan turut menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dan lembaga terkait di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit. Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memberikan semangat bagi para korban untuk kembali menata kehidupan mereka.
Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menghanguskan lima rumah warga tersebut. Ia berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan, serta bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan perhatian dan dukungan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu,” ujar Muhammad Yusuf Ritangnga.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Enrekang, Arsil Bagenda, mengungkapkan bahwa kepedulian terhadap korban kebakaran tidak hanya datang dari BAZNAS, tetapi juga melibatkan berbagai kalangan dan organisasi yang turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak.
Menurut Arsil, semangat kebersamaan dan solidaritas dari berbagai pihak menjadi kekuatan tersendiri bagi para korban untuk menghadapi musibah tersebut.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. Semoga Allah menggantikan dengan yang lebih baik lagi,” ungkapnya.
Arsil juga menyampaikan bahwa sebelum penyaluran bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Salongge, BAZNAS Enrekang telah menyalurkan bantuan dengan total Rp78 juta kepada 49 kepala keluarga yang terdampak bencana angin kencang di Kecamatan Alla dan Anggeraja.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Enrekang untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah dari para muzakki.
BAZNAS Enrekang juga mengajak masyarakat, khususnya para muzakki, untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Enrekang. Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, zakat yang ditunaikan diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, BAZNAS, Dinas






