Sebanyak 1.500 Hektare LahanPadiJagung Diasuransikan Pemkab Enrekang, Petani Diminta Segera Mendaftar.

Sebanyak 1.500 Hektare LahanPadiJagung Diasuransikan Pemkab Enrekang, Petani Diminta Segera Mendaftar.

 

Sabtu, 10 Oktober 2026

ENREKANG, Sul sel // Tipikor Ri. Pemerintah Kabupaten Enrekang memberikan perlindungan kepada petani padi dan jagung melalui program asuransi pertanian untuk mengantisipasi risiko gagal panen akibat kondisi alam.

Program tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Enrekang dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Rabu (7/10/2026).

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Enrekang dan dihadiri Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga, perwakilan PT Jasindo Muh. Ikbal, Pj. Sekda Enrekang Dr. Zulkarnain Kara, para asisten, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dr. Muhammad Ikbar Ashadi, Kepala Dinas PU Dr. Andi Sapada, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengatakan, program asuransi pertanian tersebut menjadi langkah penting untuk memberikan rasa aman kepada petani dalam menghadapi ketidakpastian kondisi alam.

“Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat baik. Kegiatan yang insyaallah bermanfaat dan akan melindungi para petani kita ke depan,” ujar Yusuf.

Menurutnya, perlindungan petani dari risiko gagal panen merupakan salah satu bagian dari visi dan misi pasangan Ucu-Iwan yang telah disampaikan sejak masa kampanye.

Ia menjelaskan, sejak awal menjabat, persoalan gagal panen menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Hal itu mengingat kehidupan petani masih sangat bergantung pada kondisi alam.

“Dari awal setelah dilantik, ini adalah salah satu prioritas utama memikirkan gagal panen karena kita tahu persis bahwa petani kami sangat tergantung pada kondisi alam. Jaminan gagal panen ini sangat penting untuk mereka,” katanya.

Pada tahap awal, program asuransi tersebut mencakup dua komoditas, yakni padi dan jagung. Pemerintah Kabupaten Enrekang berharap cakupan perlindungan dapat diperluas ke komoditas pertanian lainnya secara bertahap.

“Hari ini jaminan gagal panen sudah mencakup dua tanaman, yaitu padi dan jagung. Tentunya kami berharap komoditas-komoditas lain juga akan diasuransikan. Kita pelan-pelan saja berusaha agar kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” tuturnya.

Yusuf juga mengapresiasi PT. Jasindo atas kerja sama yang terjalin dengan Pemkab Enrekang melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dalam memberikan perlindungan kepada petani. (mustakim)