Andi Janwar Beri Klarifikasi Soal Ruang Perawatan Kebidanan yang Viral, Rehabilitasi Fasilitas RSUD Lapatarai Segera Direncanakan

Andi Janwar Beri Klarifikasi Soal Ruang Perawatan Kebidanan yang Viral, Rehabilitasi Fasilitas RSUD Lapatarai Segera Direncanakan

BARRU — Menanggapi beredarnya unggahan di media sosial yang menyoroti kondisi fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lapatarai Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pihak rumah sakit akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi tempat tidur pasien dan fasilitas udara di toilet ruang perawatan.

Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Lapatarai Barru, Andi Janwar, ST, M.Adm.Kes., menjelaskan bahwa ruangan Mawar (KRIS) Kelas III A pada bagian kebidanan yang menjadi perhatian publik tersebut sudah cukup lama tidak difungsikan sebagai ruang pelayanan pasien.

Penjelasan itu disampaikan Andi Janwar saat ditemui awak media pada Senin (2/11/2026). Ia mengungkapkan, ruangan tersebut selama ini terkadang dimasuki oleh keluarga pasien karena aksesnya tidak dalam keadaan terkunci.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihak rumah sakit telah mempersiapkan rencana rehabilitasi dan pembenahan sejumlah ruangan perawatan. Bahkan, konsultan perencana telah melakukan peninjauan langsung serta pengukuran di lokasi sebagai tahapan awal pelaksanaan rencana perbaikan.

“Yang akan direhabilitasi bukan hanya ruangan tersebut, tetapi ada beberapa ruangan lainnya. Nantinya fasilitas juga akan diperbarui, termasuk pemasangan AC,” jelas Andi Janwar.

Mengenai tempat tidur pasien yang terlihat dalam kondisi tidak terpakai, ia menerangkan bahwa fasilitas tersebut belum dapat dipindahkan lantaran kapasitas gudang penyimpanan rumah sakit sudah penuh. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu kendala dalam penataan dan perbaikan fasilitas yang ada.

Pihak RSUD Lapatarai pun mengharapkan adanya komunikasi dan konfirmasi terlebih dahulu kepada manajemen rumah sakit apabila masyarakat maupun awak media menemukan fasilitas pelayanan yang dinilai perlu mendapat perhatian.

“Kami berharap jika ada temuan seperti itu, bisa dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak rumah sakit. Saat ini perencanaan rehabilitasi sudah berjalan dan konsultan juga telah turun langsung melakukan pengukuran,” ujarnya.

Dengan adanya rencana rehabilitasi dan pembaruan sejumlah fasilitas tersebut, RSUD Lapatarai Barru berharap kualitas sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dapat semakin meningkat.

Langkah pembenahan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan perawatan yang lebih nyaman, aman, dan layak bagi pasien, sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Barru.