BARRU,– Warga Jalan Tinumbu Lorong 1, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di dalam rumahnya pada Sabtu (25/04/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WITA.
Korban diketahui bernama Nani Binti Kaseng (63), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya sendiri dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kejadian bermula saat anak korban, Windahyani (42), mendatangi rumah ibunya yang terletak bersebelahan dengan kediamannya. Merasa curiga karena panggilannya tidak kunjung disahut dan rumah dalam keadaan tertutup, Windahyani memutuskan untuk masuk ke dalam.
Ia mendapati ibunya sudah terbaring kaku di area dapur dengan kondisi darah yang telah mengering di bagian mulut. Panik melihat kondisi tersebut, ia segera menghubungi suaminya, Andy Purwayana (38), yang saat itu sedang berada di Pasar Takkalasi, serta melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Personel Polres Barru dan Polsek Barru yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim medis dari Puskesmas Padongko juga diturunkan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
Berdasarkan keterangan tim medis: Tanda Kekerasan Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Luka Mulut Darah yang mengering di bagian mulut diduga kuat akibat benturan saat korban terjatuh ke lantai. Riwayat Kesehatan Menantu korban menyebutkan bahwa meski tidak memiliki penyakit kronis, belakangan ini korban sering mengeluhkan batuk dan kondisi tubuh yang lemas.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa untuk mengetahui penyebab pasti kematian, diperlukan tindakan autopsi atau uji toksikologi. Namun, pihak keluarga korban memilih untuk tidak melakukan prosedur tersebut.
Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap kejadian ini sebagai musibah murni. Penolakan tersebut juga telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi penolakan autopsi yang ditandatangani oleh pihak keluarga.






